Sunday, August 8, 2010

cermin diri


tatkala ku datangi cermin
tampak susuk yang telah lama ku kenali
dan terlalu sering ku lihat
namun aneh....

sesungguhnya aku belum mengenal
ohh..sesungguhnya aku belum mengenal siapa yang ku lihat

tatkala ku tatap wajah
hatiku bertanya..apakah wajah ini
wajah yang kelak akan bercahaya bersinar
indah di syurga sana
atau wajah ini yang akan hangus..
legam dalam jahanam

tatkala ku tatap mata
hatiku bertanya
mata inikah yang akan menatap
roh-roh yang datang penuh kerinduan menatap Allah
menatap Rasul Allah..menatap
kekasih Allah kelak
ataukah mata ini yang akan terbeliak
terburai dalam neraka jahanam
akankah mata penikmat maksiat ini akan terselamat
wahai mata..apa gerangan yang kau tatap selama ini

tatkala ku tatap mulut
apakah mulut ini yang kelak
akan berdesah penuh kerinduan mengucap "Lailahailallah"
ketika malaikat datang menjemput
ataukah menjerit mulut yang ternganga dengan lidah
menjulur mulur
dengan pekik jeritan pilu
yang akan menyentak sendi2x pendengar
ataukah mulut ini menjadi pemakan buah zakum jahanam
penghancur setiap kelu..

apakah gerangan yang engkau ucapkan
wahai mulut yang malang
berapa banyak dusta yang engkau ucapkan
berapa banyak hati-hati yang remuk
dengan pisau kata-katamu yang menghiris tajam
berapa banyak kata-kata manismu semanis madu
yang palsu yang kau ucapkan untuk menipu
betapa jarangnya kau jujur
betapa jarangnya kau menyebut nama tuhan dengan tulus
betapa jarangnya kau syahdu memohon agar tuhan mengampunimu

tatkala...
tatkala ku tatap tubuhku
apakah tubuh ini yang kelak akan penuh cahaya
bersinar bersuka ria bercanda di syurga sana
atau tubuh inikah yang akan tercarik-carik hancur
mendidih di dalam lahar membara jahanam
terpanggang tanpa ampun
derita yang tidak pernah akan berakhir..
nauzubillah

wahai tubuh berapa banyak maksiat yang kau lakukan
berapa ramai orang yang kau zalimi dengan tubuhmu
berapa banyak hamba Allah yang lemah
yang tertindas dengan kekuatanmu
berapa banyak perindu pertolongan
yang kau acuhkan tanpa kau peduli padahal kau mampu
dan berapa banyak hak-hak yang kau rampas

ketika ku tatap tubuh....
hai tubuh
seperti apakah gerangan isi hatimu
apakah isi hatimu seelok kata-katamu
atau seburuk daki-daki yang melekat di tubuhmu
apakah hatimu segagah ototmu
ataukah selemah daun-daun yang mudah gugur
apakah hatimu seindah penampilanmu atau
sebusuk kotoranmu
betapa beza...
betapa beza dengan apa yang tampak di cermin
dengan apa yang tersembunyi
betapa beza...beza sekali
apa yang tampak di cermin dan apa yang tersembunyi
oh..betapa..aku telah tertipu
aku tertipu oleh topeng
betapa yang aku hias selama ini adalah topeng
hanyalah topeng belaka
betapa pujian yang berhambur
hanyalah memuji topeng
betapa yang indah hanyalah topeng
sedangkan aku...
sedangkan aku hanyalah selonggok sampah busuk yang terbungkus
aku tertipu..aku malu ya Allah
aku tertipu ya Allah
Allah selamatkan hambamu ya Allah..............

Amin ya Rabbal alamin..........

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails